Benarkah Ari-Ari Harus Dikubur?

Menurut ajaran orang tua, ari-ari bayi harus dikubur dalam tanah. Bahkan ada yang bilang tempat mengubur ari-ari harus dikasih lampu agar jiwa sang anak terang. Bagaimana sesungguhnya hal ini menurut ilmu medis?

Faktanya: Secara medis, kepercayaan ini tidak ada hubungannya dengan kesehatan, pertumbuhan maupun perkembangan bayi. Jadi, kalaupun ari-ari dibuang begitu saja tidak menjadi masalah. Hanya saja, secara etika, memang ada baiknya jika ari-ari atau plasenta tidak dibuang begitu saja. Bagaimana pun juga, ari-ari merupakan bagian dari tubuh bayi. Ini juga menjadi langkah antisipasi agar tidak ada orang yang akan menyalahgunakan ari-ari dan plasenta ini untuk berbagai tujuan. Pada ari-ari dan tali pusat terdapat jaringan yang bisa dijadikan bahan dasar kosmetik. Selain itu, dalam plasenta maupun tali pusat terdapat stem cell, yang merupakan bibit kloning paling sempurna untuk membuat manusia baru. Tidak heran jika di negara-negara maju sudah dibuat undang-undang yang melarang penggunaan stem cell sebagai bibit kloning.

Komentar Anda :
  • siska aryani , sleman
    secara logika memang tidak ada hubungannya tapi alangkah baiknya memang mengantisipasi agar tidak ada orang yang akan menyalahgunakan ari-ari dan plasenta ini untuk berbagai tujuan
  • Maria Yasinta Mada , Surabaya
    Kalo ari2 dari anak cowok itu harus dibuang bersama barang lainya seperti buku yg ad tulisan ABC n 123,pensil,pena(biar pintar gt).Bunga setaman (biar wangi).garam yang banyak biar mengenakkan di masyarakat n pergaulan.bungkus kendil dengan kain putih biar anaknya baik n berwibawa.kemudian yang buang harus ayah dari bayi tersebut.Buang ke sungai,biar berani anaknya dalam menghadapi dunia luar.
  • Maria Yasinta Mada , Surabaya
    Gak cuma itu aja,Dikeluarga ku yang namanya ari2 dari anak cewek harus di kubur beserta barang2 lainnya seperti jarum,benang,kain (biar anaknya bisa menjahit),trz pensil,buku yang sudah ada tulisan ABC n 123,pena (biar anaknya pinter),trz empon2,gula,kopi,teh,trasi(biar pinter masak),trz garam yang banyak (biar anaknya jadi pengenak di dunia),trz bunga yang banyak (biar anaknya wangi),Truz dibungkus kain putih kandilnya (biar anaknya putih hatinya n jadi anak baik.Yang ngubur ari2nya harus pakaian cewek,biar anaknya tidak tomboy gt.Nah itu tradisi penguburan ari2 dari anak cewek.Seru kan..
  • Asmawatie Xu , Tangerang
    klo menurut saya ya harus di kubur dengan layak dan benar,karena itu teman bayi kita saat di dalam kandungan, tp tidak ada hubunganya sama kesehatan dan kecerdasan bayi kelak klo dia besar nanti
  • Mulya Mulyani ,
    Salah satu tradisi leluhur yang kadang meskipun kita tidak tahu maknanya, tetapi harus dilakukan juga. Yaitu menguburkan ari-ari bayi. Untuk menghindari kemusyrikan, tentu saja dilakukan dengan tidak ada maksud permohonan tertentu melainkan diniati hanya untuk langkah penguburan biasa. Pemasangan lampu dimaksudkan hanya untuk mengusir binatang tidak mendekat dan tidak ada maksud khusus lainnya.
  • Junita Mutiara , Balikpapan
    Percaya ga percaya sih masalah menguburkan ari2 berhubungan dengan sikap,kesehatan atau apapun itu yg berhubungan dengan si anak.Tp ada pernah saya dengar katanya di singapura sdh ada bank plasenta yg ada manfaatnya buat menyembuhkan sodaranya si anak.Yah semuanya tergantung dengan kitanya gmn ambil positifnya aja.
  • Dewi kartika , Bandung
    Tiap daerah di Nusantara mempunyai adat yang berbeda dalam merawat tembuni (ari-ari) sewaktu bayi lahir. Di Jawa sendiri terdapat beberapa variasi, ada yang ditanam sesegera mungkin di rumah orang tuanya, ada yang dihanyutkan ke sungai atau laut, ada juga setelah dimasukkan ke bejana tanah (kendil) kemudian digantung pada blandar (tiang melintang) di dapur atau ruang tengah (sentong).
  • Mulya Mulyani ,
    Lahirnya anggapan bahwa ari-ari(plasenta) diposisikan sbg saudara kembar dari bayi, krn setiap proses kelahiran akan selalu dibarengi dgn ari-ari. Secara biologis masa kehamilan dlm perut ibu, si ari-ari memang “mendampingi” sang janin, hal ini ari-ari mengembang beragam fungsi yaitu sbg alat respiratorik, metabolik, nutrisi, endokrin, penyimpanan, transportasi dan pengeluaran dari tubuh. Maka tdk berlebihan apabila ari-ari disebut “saudara kembar” sang janin. Ari-ari adlh potongan dari tubuh manusia karenanya diperlukan pengetahuan cukup untuk memperlakukannya. Dalam ajaran Islam maka akan lebih baik apabila ari-ari dikuburkan/ditanam. Untuk tempatnya bisa dimasukkan kedalam gerabah/kendi dari tanah liat agar tdk berceceran.
  • Eka Widianti , Bangko
    Klau menurut aku ari2 itu memang harus dikubur karena ari2 itu kan daging serta darah bila tidak dikubur akan busuk dan malah dapat menyebabkan penyakit.
  • Zahra Dede ,
    walaupun gak da hubungannya dgn kedokteran tp mengubur ari2 lebih manusiawi karena itu bagian dari anak kita, kl di buang begitu saja rsanya kok tdk etis, bagaimana kl di makan hewan dan di salah gunakan
  • Dewi kartika , Bandung
    Kalau sekedar mengubur (memendam) palsenta di dalam tanah, tanpa niat apapun kecuali untuk kebersihan dan kesehatan lingkungan, tentu boleh dan baik. Sebab plasenta itu akan segera membusuk bila tidak dipendam. Jalan terbaik memang dipendam saja, agar tidak merusak lingkungan. Namun tanpa diiringi ritual apa pun yang bisa merusak hubungan mesra kita kepada Allah SWT. Pendam saja dan selesai.
  • Muna Akbar , Medan Barat
    Selain itu, dalam plasenta maupun tali pusat terdapat stem cell, yang merupakan bibit kloning paling sempurna untuk membuat manusia baru. Tidak heran jika di negara-negara maju sudah dibuat undang-undang yang melarang penggunaan stem cell sebagai bibit kloning.
  • Luh Rena Lesia Dewi , Singaraja
    kalo ada di Bali ari-ari itu harus dikubur di rumah agar nanti kelak anak kita kemanapun pergi diahtinya selalu ingat orang tua dan keluarganya, jika dibuang anak bisa cuek sama keadaan keluarga..tapi ada juga yang buang ari-ari ke laut krn orang tua pingin anaknya suatu hari nanti jika sudah besar tabah menghadapi kehidupan mencari kerja ke perantauan
  • Shaquilla Al Maira Putry , bandung
    Anak saya baru tumbuh giginya setelah umur 9 bulan. kata ibu saya itu ada kaitannya karena ari-arinya ditanam terlalu dalam.. Hemmm, ternyata cuma mitos.
  • Kiki Magdalena Fortuna ,
    Ari2 rayhan ditanam didepan rumah,oh..ya sekalian mo tanya nih bunda,ada y bilang,klo nanam ari2 terlalu jauh,anak2 jadi susah makan,benar gak ya?karena ari2 rayhan jauh,jdi rayhan susah makannya..ada y bisa kasi tau?
  • anna yellita , sukabumi
    ari2 anaku juga di kubur di tanah dihalaman rmh ortuku,ya klo dibuang di tempat sembarangan takut juga.klo qt tau tempatnya dan tempatnya aman kan tenang...walaupun nantinya ari2 akan belebur bersama tanah sbg penyubur tanaman
  • Anis Bundanya Alief ,
    Anak saya baru tumbuh giginya setelah umur 9 bulan. kata ibu saya itu ada kaitannya karena ari-arinya ditanam terlalu dalam.. Hemmm, ternyata cuma mitos.
  • Indri Hapsari ,
    saya setuju kalau ari2 dikubur saja, biar tdk disalahgunakan untuk kosmetik dan kloning. ngeri klo pake kosmetik ternyata bahannya dari ari2 bayi.
  • Mugi Rahayu , Jakarta Selatan
    kalau begitu mabil positifnya aja ya bunda..bahwa menjaga agar ari-ari tidak disalah gunakan
  • dian sefitrizal , Bekasi
    klo sudah bicara mitos memang kdg susah tuk mengartikannya...





KONICARE TVC


Loading...

Tahukah Anda?

Gel Pengurang Gatal Konicare, Gatal ringan di kulit bisa menimbulkan masalah besar. Kalau digaruk bisa menimbulkan Iritasi atau bahkan berkas permanen di kulit. Jadi kalu kulit gatal, jangan digaruk, atasi dengan Gel Pengurang Gatal Konicare  
Wajah kusam dan tidak cerah? Anda juga tidak memiliki waktu yang banyak untuk melakukan perawatan masker di salon ? Tidak perlu khawatir, Anda bisa membuat masker murah sendiri di...
Banyak mitos dan fakta seputar kehamilan yang seringkali diucapkan para orang tua. Mungkin Anda pernah mendengar satu diantaranya:  Yang terpenting adalah Anda tetap...