Setiap hari, selalu ada momen kecil yang menunjukkan bagaimana Si Kecil mempelajari dunia sekitarnya. Di fase ini, Bunda bisa mulai menanamkan nilai-nilai dasar yang akan membentuk cara ia bersikap dan berinteraksi dengan orang lain. Etika bukan hanya soal tata krama, tetapi tentang membangun karakter yang hangat, menghargai orang lain, dan mampu memahami perasaan sekitar.
Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa Bunda mulai terapkan di rumah.
1. Kenalkan Sopan Santun Lewat Kebiasaan Harian
Etika bisa dipelajari dari hal sehari-hari. Ajak Si Kecil mengenali sopan santun saat makan, menyapa orang yang datang ke rumah, atau menunggu giliran ketika ingin berbicara. Anak akan lebih mudah memahami jika Bunda memberi contoh langsung sambil menjelaskan maknanya. Dengan cara ini, ia belajar bahwa sikap baik tidak hanya membuatnya disukai banyak orang, tapi juga membangun hubungan yang lebih nyaman dengan lingkungan.
2. Latih Empati dan Simpati Lewat Situasi Sehari-Hari
Empati membuat Si Kecil mampu memahami perasaan orang lain, sementara simpati mendorongnya untuk ingin membantu. Keduanya bisa mulai dipupuk dari hal sederhana. Bunda bisa mengajak ia mengamati cerita dari buku, adegan di film, atau situasi yang ia temui langsung. Tanyakan apa yang ia lihat, bagaimana perasaan orang di cerita itu, dan apa yang bisa dilakukan untuk membantu. Cara ini membuatnya belajar mengenali emosi, sekaligus membangun keinginan untuk peduli dan berbuat baik.
3. Berikan Tanggung Jawab yang Sesuai Usianya
Tanggung jawab sederhana seperti merapikan mainan, mengembalikan barang ke tempatnya, atau membantu Bunda menyiapkan meja makan dapat menjadi cara efektif untuk membangun etika. Saat ia menyelesaikan tugas dengan baik, berikan apresiasi agar ia merasa bangga dan termotivasi untuk melakukannya lagi. Pelan-pelan, ia akan terbiasa menyelesaikan kewajibannya tanpa diminta.
Rutinitas Harian yang Mendukung Belajarnya
Dalam proses belajar etika, Si Kecil banyak bergerak, berinteraksi, dan bereksplorasi. Agar ia tetap nyaman sepanjang hari, Bunda dapat mengoleskan Konicare Minyak Kayu Putih Plus, dengan level hangat lembut yang aman di kulit Si Kecil ketika ia beranjak besar dan membutuhkan kehangatan lebih dibanding minyak telon. Kehangatannya membantu meredakan perut kembung serta memberikan perlindungan dari gigitan nyamuk dan serangga hingga 8 jam. Teksturnya lembut, mudah meresap, dan wanginya lembut premium dari essential oil pilihan, sehingga nyaman digunakan sesuai kebutuhan.
Selain menjaga kenyamanan tubuhnya, Bunda juga bisa merawat kulitnya agar tetap halus dan lembap sepanjang aktivitas belajar. Gunakan Konicare Natural Baby Powder, bedak dengan bahan-bahan alami seperti Tapioca Starch, Aloe Vera, Olive Oil dan Jojoba Oil, untuk melembutkan dan melembapkan kulit, menjaga kulit Si Kecil tetap sehat. Tersedia dalam dua aroma lembut yaitu Fresh dan Powdery, bedak ini memberi kesegaran sepanjang hari dan sudah teruji klinis hypoallergenic sehingga aman untuk kulit sensitif.
Mengajarkan etika adalah perjalanan panjang yang penuh proses. Dengan pendampingan lembut dan contoh baik yang konsisten, Si Kecil akan membangun karakter hangat, sopan, dan penuh empati sejak dini. Setiap langkah kecil yang ia ambil hari ini akan menjadi bagian penting dari tumbuh kembangnya.
Untuk tips parenting lainnya, jangan lupa follow Instagram & TikTok @bundakonicare, ya Bun!